Umum

Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat 2 Kali Salam Lengkap dengan Tata Cara

Oleh | | 18:06 WIB

Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat 2 Kali Salam Lengkap dengan Tata Cara

Sholat Dhuha merupakan salah satu ibadah sunah muakkad (sangat dianjurkan) yang memiliki keutamaan luar biasa bagi umat Muslim. Ibadah ini dilakukan pada waktu Dhuha, yakni saat matahari mulai naik setinggi tombak hingga sesaat sebelum tergelincirnya matahari atau masuk waktu Zuhur. Meskipun umumnya dikerjakan dua rakaat, Islam memberikan kelonggaran bagi umatnya untuk melaksanakan sholat Dhuha hingga 12 rakaat, dengan ketentuan setiap dua rakaat diakhiri dengan satu kali salam. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai tata cara, niat, hingga keutamaan melaksanakan sholat Dhuha 4 rakaat dengan dua kali salam.

Mengenal Waktu dan Keutamaan Sholat Dhuha

Secara terminologi, waktu Dhuha dimulai saat matahari mulai naik, kira-kira 15 hingga 20 menit setelah terbit matahari, hingga sebelum waktu zawal (masuknya waktu Zuhur). Waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat Dhuha adalah ketika matahari mulai terasa panas, yang sering disebut sebagai waktu Ishraq hingga menjelang tengah hari.

Keutamaan sholat Dhuha tercantum dalam berbagai hadis Nabi SAW. Salah satu yang paling populer adalah janji Allah SWT untuk mencukupi kebutuhan hamba-Nya di akhir hari bagi mereka yang menunaikan sholat Dhuha empat rakaat di awal hari. Selain itu, sholat Dhuha sering disebut sebagai "sholat awwabin" atau sholatnya orang-orang yang kembali taat kepada Allah. Ibadah ini juga dipandang sebagai sedekah atas setiap sendi yang ada dalam tubuh manusia.

Niat Sholat Dhuha

Niat adalah rukun utama dalam setiap ibadah. Untuk sholat Dhuha, niat diucapkan di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Berikut adalah bacaan niatnya:

Bacaan Arab:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan Latin:
Ushalli sunnatadh-dhuha rak‘ataini lillahi ta‘ala.

Artinya:
"Aku niat sholat sunah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta‘ala."

Perlu diingat bahwa niat ini diucapkan untuk setiap dua rakaat. Jadi, jika Anda melaksanakan 4 rakaat dengan dua kali salam, maka niat tersebut diucapkan dua kali, yakni saat memulai dua rakaat pertama dan saat memulai dua rakaat kedua.

Tata Cara Sholat Dhuha 4 Rakaat (2 Kali Salam)

Pelaksanaan sholat Dhuha 4 rakaat dilakukan secara terpisah, yakni dua rakaat salam, lalu berdiri lagi untuk dua rakaat berikutnya. Berikut adalah panduan langkah demi langkahnya:

Langkah-Langkah Dua Rakaat Pertama:

  1. Takbiratul Ihram: Mengucapkan "Allahu Akbar" seraya menghadirkan niat di dalam hati.
  2. Membaca Doa Iftitah: Disunahkan membaca doa iftitah sebagaimana sholat pada umumnya.
  3. Membaca Surah Al-Fatihah: Wajib dibaca pada setiap rakaat.
  4. Membaca Surah Pendek: Disunahkan membaca Surah As-Syams pada rakaat pertama dan Surah Ad-Dhuha pada rakaat kedua, atau surah lain sesuai hafalan.
  5. Ruku’: Melakukan ruku’ dengan tuma’ninah.
  6. I’tidal: Bangkit dari ruku’ dengan tuma’ninah.
  7. Sujud Pertama: Melakukan sujud dengan tuma’ninah.
  8. Duduk di antara dua sujud: Melakukan duduk dengan tuma’ninah.
  9. Sujud Kedua: Melakukan sujud kembali.
  10. Berdiri untuk Rakaat Kedua: Mengulangi urutan yang sama (Al-Fatihah, surah pendek, ruku’, i’tidal, dua kali sujud).
  11. Tasyahud Akhir: Duduk membaca tahiyat akhir.
  12. Salam: Mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri.

Langkah-Langkah Dua Rakaat Kedua:

Setelah menyelesaikan dua rakaat pertama, Anda berdiri kembali untuk melaksanakan dua rakaat kedua dengan tata cara yang identik seperti dua rakaat pertama. Setelah salam kedua, Anda telah menyelesaikan total 4 rakaat sholat Dhuha.

Bacaan Surah yang Dianjurkan

Banyak ulama menyarankan agar dalam sholat Dhuha membaca surah-surah yang berkaitan dengan kemuliaan Allah dan petunjuk hidup. Jika Anda ingin mengikuti sunah yang lebih spesifik, berikut susunan surah yang sering dibaca oleh Rasulullah SAW atau para sahabat:

  • Rakaat pertama: Surah As-Syams (QS. As-Syams: 1-15).
  • Rakaat kedua: Surah Ad-Dhuha (QS. Ad-Dhuha: 1-11).
  • Rakaat ketiga: Surah Al-Kafirun.
  • Rakaat keempat: Surah Al-Ikhlas.

Namun, jika belum menghafal surah-surah tersebut, Anda diperbolehkan membaca surah apa pun dari Al-Qur’an yang Anda kuasai. Ibadah tetap sah asalkan rukun-rukunnya terpenuhi.

Doa Setelah Sholat Dhuha

Setelah selesai melaksanakan 4 rakaat, Anda sangat dianjurkan untuk berdzikir dan berdoa. Meskipun tidak ada doa khusus yang bersifat wajib, ada doa yang populer dan sering dibaca oleh masyarakat Indonesia yang bersumber dari riwayat yang sering dinisbatkan kepada Rasulullah:

Allahummaghfirli wa tub ‘alayya, innaka antat tawwabur rahim. (Dibaca 100 kali jika memungkinkan).

Atau doa yang lebih lengkap:
"Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit, maka turunkanlah; apabila berada di dalam bumi, maka keluarkanlah; apabila sukar, maka mudahkanlah; apabila haram, maka sucikanlah; apabila jauh, maka dekatkanlah dengan kebenaran Dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang soleh."

Hikmah dan Keutamaan Menjaga Sholat Dhuha

Menjaga sholat Dhuha 4 rakaat secara rutin memiliki dampak psikologis dan spiritual yang besar. Pertama, ibadah ini melatih kedisiplinan waktu. Dengan memulai hari melalui sholat, seorang Muslim akan lebih teratur dalam mengelola aktivitas hariannya. Kedua, sholat Dhuha menjadi perisai dari dosa. Banyak orang yang terjebak dalam kesibukan duniawi hingga melupakan Allah; sholat Dhuha berfungsi sebagai pengingat agar hati tetap terpaut kepada Sang Pencipta meski di tengah kesibukan bekerja.

Selain itu, sholat Dhuha dipercaya sebagai pembuka pintu rezeki. Rezeki di sini tidak selalu bersifat materi (uang atau harta), melainkan juga berupa ketenangan jiwa, kesehatan, kemudahan dalam urusan, serta keberkahan dalam keluarga. Ketika seseorang menempatkan Allah di urutan pertama pada pagi hari, Allah akan memudahkan urusannya sepanjang hari.

Tips Istiqamah Sholat Dhuha

Bagi sebagian orang, melaksanakan sholat sunah di tengah waktu sibuk (jam kerja) memang menantang. Berikut beberapa tips agar Anda bisa istiqamah:

  1. Mulailah dengan 2 Rakaat: Jangan membebani diri jika belum terbiasa. Mulailah dari 2 rakaat yang singkat, lalu tingkatkan menjadi 4 rakaat secara bertahap.
  2. Manfaatkan Waktu Istirahat: Jika Anda bekerja di kantor, gunakan waktu istirahat pagi atau saat jeda sebelum makan siang untuk menunaikan sholat Dhuha di mushola kantor.
  3. Pasang Pengingat: Gunakan aplikasi pengingat waktu sholat di ponsel untuk memberitahu kapan waktu Dhuha dimulai dan berakhir.
  4. Niatkan sebagai Sedekah: Ingatlah hadis bahwa setiap sendi kita harus disedekahi setiap hari, dan sholat Dhuha adalah cara termudah untuk memenuhi kewajiban sedekah tersebut.

Kesimpulan

Sholat Dhuha 4 rakaat dengan dua kali salam adalah ibadah yang sangat mulia dan memiliki banyak manfaat dunia serta akhirat. Dengan memahami tata cara, niat, dan keutamaannya, diharapkan setiap Muslim dapat lebih bersemangat dalam menghidupkan sunah ini. Tidak perlu terburu-buru, yang terpenting adalah kekhusyukan dan keikhlasan dalam mengerjakannya. Jadikanlah sholat Dhuha sebagai rutinitas pagi yang tidak terlewatkan, agar hari-hari Anda senantiasa dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT. Semoga panduan ini bermanfaat bagi Anda dalam menyempurnakan ibadah harian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *